Kamis, 19 Mei 2016

Manajemen Sumber dan Penggunaan Dana



Manajemen Sumber dan Penggunaan Dana

Manajemen sumber dana bank (manajemen pasiva)

Pengertian sumber dana bank adalah usaha bank dalam menghimpun dana dari masyarakat perolehan ini tergantung pada bank itu sendiri, apakah dari simpanan masyarakat atau dari lembaga lainnya. Pemilihan sumber dana akan menentukan besar kecilnya biaya yang ditanggung.oleh karena itu pemiliha sumber dana harus dilakukan secara tepat.

Secara garis besar sumber dana bank dapat di peroleh dari:

a) Dari bank itu sendiri
b) Dari masyarakat luas
c) Dan dari lembaga lainnya

1. Jenis Sumber Dana

a) Dana yang bersumber dari bank itu sendiri

Perolehan dana dari sumber bank itu sendiri (modal sendiri) maksudnya adalah dana yang diperoleh dari dana bank salah satu jenis dana yang bersumber dari bank itu sendiri adalah modal setor dari para pemegang saham. Dana sendiri adalah dana yang berasal dari para pemegang saham bank atau pemilik saham.

Adapun pencarian dana yang bersumber dari bank itu sendiri terdiri dari:
1.      Setoran modal dari pemegang saham yaitu merupakan modal dari para pemegang saham lama atau pemgang saham yang baru. Dana yang disetor secara efektif oleh para pemegang saham pada waktu bank berdiri. Pada umumnya modal setoran pertama dari pemilik bank sebagian digunakan untuk sarana perkantoran, pengadaan peralatan kantor dan promosi untuk menarik minat masyarakat.

2. Cadangan laba, yaitu merupakan laba yang setiap tahun di cadangkan oleh bank dan sementara waktu belum digunakan. Cadangan laba yaitu sebagian dari laba bank yang disisihkan dalam bentuk cadangan modal dan cadangan lainnya yang akan dipergunakan untuk menutupi timbulnya resiko di kemudian hari. Cadangan ini dapat diperbesar apabila bagian untuk cadangan tersebut ditingkatkan atau bank mampu meningkatkan labanya.

3. Laba bank yang belum di bagi, merupakan laba tahun berjalan tapi belum dibagikan kepada para pemegang saham.

Semakin besar modal yang dimiliki oleh suatu bank, berarti kepercayaan masyarakat bertambah baik dan bank tersebut akan diakui oleh bank-bank lain baik di dalam maupun di luar negeri sebagai bank yang posisinya kuat.
Bambang Riyanto (2004 : 95) menyatakan bahwa penggunaan dana akan menyebabkan perubahan-perubahan bentuk maupun penurunan jumlah aktiva lancar,tetapi penurunan aktiva tidak selalu diikuti oleh penurunan dana.
2.            Penggunaan aktiva lancar menyebabkan berkurangnya dana, hal ini disebabkan karena:
3.      1.    Pembayaran biaya atau ongkos perusahaan meliputi pembayaran upah, gaji, pembelian bahan baku atau barang dagangan, supplies kantor dan pembayaran biaya-biaya lainnya. Pembayaran biaya operasi ini akan mengakibatkan terjadinya penjualan atau penghasilan perusahaan yang bersangkutan. Penggunaan aktiva lancar untuk operasi ini baru merupakan penggunaan dana kalau jumlah biaya suatu periode lebih besar dari pada jumlah penghasilannya timbulnya kerugian. Besarnya penggunaan dana untuk biaya operasi ini akan dapat ditentukan dengan jalan menganalisis laporan perhitungan rugi laba perusahaan tersebut, yaitu jumlah depresiasi dan amortisasi periode tersebut.
1.      Kerugian yang diderita perusahaan karena adanya penjualan surat berharga atau efek maupun kerugian yang insidentil lainnya. Diluar usaha pokok perusahaan harus dilaporkan tersendiri dalam laporan kerja perusahaan dana. Hal ini dimaksudkan agar laporan itu lebih informatif bagi para pembaca. Adapun kerugian yang rutin atau insidentil akhirnya akan mengakibatkan berkurangnya dana perusahaan.
2.      Adanya pembentukan dana atau pemisahan aktiva lancar untuk tujuan- tujuan tertentu dalam jangka panjang lainnya, misalnya dana pelunasan obligasi, dana pensiun pegawai dan lain-lain.
3.      Pembayaran hutang-hutang jangka panjang yang meliputi hutang hipotik, hutang obligasi, ataupun hutang jangka panjang lainnya mengakibatkan penarikan kembali untuk atau seterusnya saham perusahaan yang beredar, atau adanya hutang jangka panjang, diimbangi dengan berkurangnya aktiva lancar.
4.      Adanya penambahan atau pembelian aktiva tetap, investasi jangka panjang atau aktiva lancar lainnya yang mengakibatkan berkurangnya aktiva lancar atau timbulnya hutang lancar yang berakibat kurangnya dana. 
5.      Pengambilan uang atau barang dagangan oleh pemilik perusahaan untuk kepentingan pribadi (prive) atau adanya pengambilan bagian keuntungan oleh pemilik perusahaan perorangan dan persekutuan atau adanya pembayaran deviden dalam perseroan terbatas.
Berdasarkan pengertian tersebut, maka dapat diasumsikan bahwa   penggunaan dana terdiri dari:
a.    Bertambahnya aktiva lancar selain kas
b.    Bertambahnya aktiva tetap
c.     Berkurangnya setiap jenis hutang
d.    Berkurangnya modal
e.    Pembayaran cash dividend
f.      Adanya kerugian dalam operasinya perusahaan
Dana Dalam Pengertian Kas dan Modal Kerja
Dana dalam pengertian kas
     Dana dalam pengertian kas adalah suatu kekayaan yang paling likuid. Perusahaan yang tidak mempunyai persediaan kas yang cukup akan mengalami kesulitan di dalam menjalankan usahanya, antara lain untuk membeli bahan mentah, membayar upah tenaga kerja dan biaya- biaya lain.
     Perusahaan yang tidak dapat melunasi hutang-hutangnya tepat pada waktunya akan merusak citra perusahaan itu sendiri di mata kreditur.
     Dana dalam pengertian kas dapat diartikan sebagai uang beserta pos-pos lain yang dalam jangka waktu dekat dapat diuangkan sehingga dapat dipakai sebagai alat untuk membayar kebutuhan finansialnya.
Dana dalam pengertian modal kerja
     Dana dalam pengertian modal kerja adalah merupakan dana yang selalu tersedia dalam perusahaan yang digunakan untuk membelanjai kegiatan perusahaan. Kegiatan perusahaan baru dapat dimulai jika telah tersedia dana yang akan dipakai untuk membiayai kegiatan perusahaan. Jadi dana yang dikeluarkan itu diharapkan dapat diterima kembali dalam jangka waktu di bawah satu tahun. Biasanya pengembalian itu dengan jalan menjual hasil produksi dan dari hasil penjualan itu digunakan kembali untuk membiayai kegiatan perusahaan sampai waktu tidak terbatas.           
Dengan demikian, dana dalam pengertian modal kerja akan berputar terus menerus dalam perusahaan untuk kegiatan operasi perusahaan.

http://nanangbudianas.blogspot.co.id/2013/02/pengertian-penggunaan-dana.html

Jumat, 15 April 2016

MASALAH SAMPAH DI MASYARAKAT



MASALAH SAMPAH DI MASYARAKAT
Kata sampah bukanlah hal yang baru bagi kita, Jika kita mendengar kata ini pasti terlintas dibenak kita sampah adalah semacam kotoran, setumpuk limbah, sekumpulan berbagai macam benda yang telah dibuang ataupun sejenisnya yang menimbulkan bau busuk yang menyengat hidung. Dengan kata lain sampah dapat diartikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang cenderung merusak lingkungan di sekitarnya. Sampah merupakan salah satu dari sekian banyak masalah sosial yang dihadapi masyarakat. Masyarakat kota ataupun daerah yang padat pendududuknya pasti menghasilkan sampah yang begitu banyak.

            Bagi sebagian dari masyarakat sampah bukanlah masalah, hal inilah yang sangat mengkhwatirkan. Padahal sampah itu merupakan masalah yang paling besar terhadap lingkungan sekitar kita, coba anda lihat sekitar lingkungan anda sudah bersihkah dari sampah? coba bayangkan jika sampah terus menerus dibuang berserakan ditengah jalan dan dibuang ditempat sungai atau selokoan air rumah anda. Pasti anda sudah langsung mengetahuinya karena betapa kotor dan kumuhnya daerah yang dipenuhi sampah selain itu juga sangat berdampak buruk bagi kita yang berada di sekitar sampah tersebut. Sampah dapat membawa dampak yang sangat buruk bagi kesehatan masyarakat apabila tidak dapat ditanggulangi. Jika sampah tersebut dibuang sembarangan atau ditumpuk tanpa adanya pengelolaan yang baik, maka akan menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Sebagian dari kita pun tidak menyadari bahwa setiap hari terjadi penumpukan sampah baik sampah yang organik (sampah yang dapat diuraikan) maupun anorganik (sampah yang tidak dapat diuraikan).
Sebenarnya sampah tidak lah salah tetapi yang salah adalah perbuatan dari manusianya itu sendiri dalam membuang sampah. Sampah pastinya diakibatkan oleh manusia itu sendiri, perlu diketahui bahwa banyak penyebab yang diakibatkan dari manusia dalam membuang sampah ataupun limbah secara sembarangan, yakni di dalam pikiran sebagian masyarakat pada umumnya menganggap bahwa membuang sampah sembarangan ini bukanlah hal yang salah dan wajar untuk dilakukan. Norma dari lingkungan sekitar seperti keluarga, sekolah, masyarakat, atau bahkan tempat pekerjaan. Pengaruh lingkungan merupakan suatu faktor besar didalam munculnya suatu perilaku. Contohnya, pengaruh lingkungan seperti membuang sampah sembarangan, akan menjadi faktor besar dalam munculnya perilaku membuang sampah sembarangan. Seseorang akan melakukan suatu tindakan yang dirasa mudah untuk dilakukan. Jadi, orang tidak akan membuang sampah sembarangan jika tersedianya banyak tempat sampah. Tempat yang kotor dan memang sudah banyak sampahnya. Tempat yang asal mulanya terdapat banyak sampah, bisa membuat orang yakin bahwa membuang sampah sembarangan diperbolehkan ditempat tersebut. Jadi, warga sekitar tanpa ragu untuk membuang sampahnya di tempat tersebut.



Sumber:http://www.kamu-info.web.id/2013/10/permasalahan-sampah-di-masyarakat.html



Selasa, 15 Maret 2016

Tugas Terapan Komputer Perbankan



Terapan Komputer Perbankan

Semakin pesat- nya kemajuan teknologi di dunia ini,terutama di bidang teransaksi perbankan pun mulai menggunakan teknologi computer dalam mempermudah teransaksi dan pelayanan lainya dengan nasabah.yang mana dulunya teransaksi dilakukan harus bertemu atau tatap muka nasabah dalam menabung atau transaksi lainya, sekarang karna bank sudah menggunakan  teknologi berbasis computer jadi  sudah bisa di akses melalui internet  yang ada di HP dan sms yang mana sudah bnyak di terapkan pada bank.

Istilah kata bank berasal dari italia yaitu banca yang berarti tempat penukaran uang.secara umum Bank adalah sebuah lembaga perantara keuangan yang memiliki wewenang dan fungsi untuk menghimpun dana(uang) masyarakat umum untuk disalurkan.

Komputer pertama kali di kenalkan sebagai alat pengolah data atau bisa di sebutkan sebagai mana berfungsi untuk melakukan perhitungan artimatika.Seiring kemajuan teknologi computer saat ini bukanhanya untuk perhitungan melainkan untuk banyak hal dalam sehari-hari,komunikasi,terankasi dll.

Dalam dunia perbankan,perkembangan teknologi informasi yang pesat membuat para pengusaha di bidang tersebut membuat teknik baru yang mana menggabungkan teknologi di tempat utama sebagai unsur inovasi product dan jasa contoh:
·        -Sinkronisasi data – data pada Kantor Cabang dengan Kantor Pusat Bank.
·        -Penggunaan Database di bank – bank.
·        -Adanya ATM ( Auto Teller Machine ) pengambilan uang secara cash secara 24 jam.
·        -Adanya transaksi berupa Transfer uang via mobile maupun via teller

Diatas merupakan contoh kecil penggunaan teknologi yang di gabung kan dengan perbankan namun terdapat juga pelayanan manual dahulunya karna adanya teknologi sekarang menjadi lebih baik dan efesien, Seperti halnya pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet Banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi yang berdasarkan teknologi.

Dan hasil kemajuan teknologi tersebut di gunakan perbankan untuk menjalankan operasi bank secara sistematis dan baik sesuai dengan aliran masuk dan keluar dana bank. Fasilitas tersebut berfungsi untuk menangani, memilih, menghitung, menyusun, melaporkan, dan mengirimkan informasi. Jadi penggunaan TI di bank dimaksud adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan data kegiatan usaha perbankan sehingga dapat memberikan hasil yang akurat, benar, tepat waktu, dan dapat menjamin kerahasiaan informasi (sesuai peraturan Bank Indonesia).

            Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam computer perbankan adalah sofwear yang di gunakan untuk menjalankanya ada beberapa kereteria yang baik yang harus di pertimbangkan misalnya:
·        Masalah dokumentasi atau Penyimpanan Data
Karna banyaknya jenis dan klasifikasi data yang harus bisa di tamping oleh software yang di gunakan,dan termasuk dalam segihal keamananya data tersebut.karna bnyaknya nasabah dan jenis transaksi yang di lakukan makan di perlukanya memory computer yang besar pula,dan keepatan prosesnya juga.
·       
 Fleksibel(Flexibility)
Bank selalu beroperasi berkembang dengan kebutuhanya yang berubah-ubah maka dari itu harus dapat di antisipasi meski prosedur dan prosesnya berbeda-beda namun dasar yang di olah sama.
·    
    Mudahnya penggunaan
Software yang di gunakan mudah di pahami dan di gunakan oleh petugas dalam proses teransaksi baik itu dalam hal input,output data dan hal lain-lainya tampa menghabat peruses perbankan.
·  
      Keamanan system
Karna bank mempunyai tanggung jawab yang sangat besar pada nasabahnya maka dari itu bank memerlukan keamanan yang sangat baik dan handal untuk mencegah teransaksi data yang tidak di inginkan yang di lakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
·   
     Sistem pelaporan
Sistem laporan yang di keluarkan dari software harus jelas dan dapat di mengerti,agar dapat di laporkan ke pihak-pihak yang berkepentingan agar laporan teransparan dan dapat di pertanggung jawabkan.

Jadi dapat di lihat dampak pernanan teknologi dalam dunia perbankan sangatlah mutlak. Semakin berkembang dan kompleksnya fasilitas yang diterapkan perbankan untuk memudahkan pelayanan, itu berarti semakin beragam dan kompleks adopsi teknologi yang dimiliki oleh suatu bank. Tidak dapat dipungkiri, dalam setiap bidang termasuk perbankan penerapan teknologi bertujuan selain untuk memudahkan operasional intern perusahaan, juga bertujuan untuk semakin memudahkan pelayanan terhadap customers. Apalagi untuk saat ini, khususnya dalam dunia perbankan hampir semua produk yang ditawarkan kepada customers serupa, sehingga persaingan yang terjadi dalam dunia perbankan adalah bagaimana memberikan produk yang serba mudah dan serba cepat.